KOMITMEN
MUSLIM SEJATI (Fathi Yakan)
Apa Artinya Saya Mengaku Muslim?
Mengaku
Muslim bukan sekadar klaim terhadap identitas saja, namun lebih jauh dari itu:
pengakuan untuk menjadi penganut Islam, berkomitmen terhadap Islam, dan
beradaptasi dengan Islam dalam setiap aspek kehidupan.
- Mengislamkan Aqidah
Aqidah seorang muslim hendaknya
merupakan aqidah yang benar dan shahih, selaras dengan Al Qur’an dan As Sunnah.
Oleh karena itu ia harus meyakini pula segala sesuatu yang terdapat di dalam
keduanya. Diantaranya adalah meyakini Maha Besar Allah, keEsaan Allah, tidak
menyekutukanNya, senatiasa mengingatNya, merasakan muraqabahNya setiap saat,
serta meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah rasul terakhir yang diutus oleh Allah
untuk menyampaikan risalah kepada umat manusia di bumi berupa Al Qur’an.
- Mengislamkan Ibadah
Sebagai bukti dari benarnya aqidah,
maka seorang muslim juga harus memperhatikan ibadahnya. Karena ibadah itulah
penghubung antara seorang hamba dengan Sang Khaliqnya. Baiknya ibadah seseorang
inilah yang juga akan mempengaruhi hubungan sesama manusia. Diantara yang
dimaksud dengan ibadah yang baik adalah senantiasa menjaga kekhusyukan dalam
beribadah, ikhlas hanya karena dan untuk Allah, manjaga amalan-amalan ibadah
wajib maupun sunnah, dan senatiasa mengingat Allah dengan berdoa dalam keadaan
apapun.
- Mengislamkan Akhlaq
Akhlaq mulia merupakan buah
sekaligus bukti dari kuatnya iman. Maka jika aqidah dan ibadah terjaga, maka
akhlaq pun akan baik dengan sendirinya. Karena ketiganya merupakan mata rantai
yang tidak bisa putus. Diantara akhlaq seorang muslim yang harus selalu dijaga
adalah
a. Wara
(hati-hati) terhadap syubhat
b. Menahan
Pandanagn
c. Menjaga
lidah
d. Malu
(haya’)
e. Pemaaf
dan sabar
f. Jujur
g. Rendah
hati
h. Menjauhi
su’udzan dan ghibah serta mencari cela sesame muslim
i. Dermawan
dan pemurah
j. Menjadi
teladan yang baik
- Mengislamkan keluarga dan rumah tangga
Kewajiban setiap muslim adalah
mengajak orang lain menuju kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Kewajiban
ini diemban oleh setiap muslim dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam rangka
membentuk masyarakat yang baik, peran keluarga sangatlah penting karena
keluarga-keluarga itu nantinya akan meluas menjadi masyarakat. Maka dibutuhkan
pembinaan-pembinaan dalam setiap keluarga muslim. Pembinaan ini dimualai saat
pra pernikahan yang meliputi memilih calon suami/istri yang baik agamanya dan
tujuan pernikahan itu sendiri. Sedangkan pembinaan pasca pernikahan meliputi
adab hubungan antara suami dengan istri dan tanggung jawab terhadap pendidikan
anak.
- Mengalahkan Nafsu
Nafsu merupakan musuh terbesar
manusia karena ia merupakan manifestasi dari setan. Ada orang yang sangat sulit
ditaklukan oleh nafsunya, ada yang bersungguh-sungguh memerangi nafsunya tetapi
kadang terjebak menuruti nafsunya kemudian ia beristighfar, dan ada pula yang
sangat mudah ditundukkan oleh nafsu yang ada dalam dirinya. Oleh karena itu
hendaknya seorang muslim mengetahui kemampuan-kamampuan yang ada di dalam
dirinya untuk mengalahkan nafsunya
a. hati
yang lembut, kukuh, dan bercahaya
b. akal
yang bijaksana, berilmu, dan senatiasda mencari wasilah-wasilah yang dapat
mendekatkan diri kepada Allah.
Sepuluh pintu masuknya setan dan cara menghadapinya
a. ambisi
dan buruk sangka, dihadapi dengan rasa percaya dan menerima
b. kecintaan
kepada hidup dan panjang angan-angan, dihadapi dengan menghadirkan rasa takut
terhadap datangnya kematian secara tiba-tiba
c. keinginan
untuk santai dan bersenag-senang, dihadapi dengan menyadari hilangnya nikmat
dan keburukan hisab
d. bangga
diri, dihadapi dengan mengingat karunia
e. meremehkan
dan tidak menghargai orang lain, dihadapi dengan mengenali hak dan kehormatan
mereka
f. dengki,
dihadapi dengan menerima dan rela terhadap pembagian rizqi yang telah
ditetapkan Allah
g. riya,
dihadapi dengan keikhlasan
h. kikir,
dihadapi dengan menyadari akan sirnanya semua yang ada di tangan makhluk dan
kekalnya pahala di sisi Allah
i. sombong,
dihadapi dengan sikap rendah hati
j. tamak,
dihadapi dengan percaya yang ada di sisi Allah dan bersikap zuhud terhadap apa
yang menjadi milik manusia.
- Yakin bahwa masa depan adalah milik Islam
Islam sebagai ajaran Allah harus
diyakini yang paling mampu untuk mengatur urusan kehidupan serta mengendalikan
dan memimpin umat manusia. Hal ini dipandang karena hal-hal sebagai berikut
a. Islam
bercorak ketuhanan yang menjadikannya lebih unggul dan terdepan daripada segala
konsep produk buatan manusia
b. Islam
bersifat universal dimana ia meninggalkan sentimen sempit kedaerahan, ras,
nasionalisme, gender, dan keturunan. Keterbukaan dan keluasan ini bersumber
dari konsep agama (sibghah) yang telah dijelaskan sebelumnya
c. Islam
mampu menampung segala bentuk permasalahan manusia yang berubah-ubah dan
bervariasi. Dalam Islam terdapat tempat untuk berijtihad dalam menyimpulkan
hukum-hukum yang berkenaan dengan masalah-masalah yang tidak ada nashnya dengan
metode-metode tertentu.
d. manhaj
Islam mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia baik secara individual dan
kolektif karena ia dirumuskan oleh Tuhan Yang Maha Tahu segala urusan manusia,
Allah SWT.
Tentunya kesempurnaan konsep yang dimuat oleh Islam ini jauh
lebih maju dan lebih solutif dibanding konsep-konsep yang dibuat manusia di
seluruh penjuru dunia: kapitalisme, sosialisme, komunisme, liberalisme,
demokratisme, dll
Apa Artinya Saya Berafiliasi Kepada
Pergerakan Islam?
Setelah ditempa oleh ujian yang melibatkan aqidah, ibadah,
akhlaq, memerangi hawa nafsu, dll, maka setelah itu yang perlu dilakukan adalah
mengkaryakan dirinya untuk bergerak demi kejayaan Islam itu sendiri.
1. Hidup untuk Islam
Hidup untuk Islam berarti mengerahkan seluruh potensi yang
dimiliki dirinya untuk mengukuhkan perjuangan Islam. Jadi seorang muslim
bukanlah orang yang hidup untuk dunia, atau hidup terombang-ambing diantara
godaan dunia dan manisnya akhirat, tetapi ia menjadi orang yang menjadikan
dunia sebagai sarana untuk menggapai kehidupan akhirat.
Untuk itu maka dibutuhkan sebuah kesadaran agar ia mencapai
posisi itu
a. mengetahui
tujuan hidup
b. mengetahui
berharganya nilai akhirat bila dibandingkan dengan nilai dunia
c. menyadari
bahwa kematian pasti datang dan mengambil pelajaran darinya
d. mengetahui
hakikat Islam dengan mempelajari dan memahami prinsip-prinsip dan hukum-hukum
yang meliputinya
e. mengetahui
hakikat jahiliyah
Karakteristik manusia yang hidup untuk Islam
a. teguh
dalam melaksanakan ajaran Islam
b. memiliki
kepedulian erhadap kemashlahatan Islam
c. bangga
terhadap kebenaran dan yakin kepada Allah
d. konsisten
dalam memperjuangkan Islam dan tolong-menolong antar para aktivis
- Meyakini kewajiban untuk memperjuangkan Islam
Memperjuangkan Islam merupakan suatu
kewajiban bagi setiap muslim. Hal itu dikarenakan beberapa pandangan
a. kewajibannya
sebagai prinsip
Inti dari perjuangan Islam adalah amar ma’ru nahi munkar,
yang sekaligus merupakan prinsip dasar ajaran Islam itu sendiri. Jika dahulu
yang terkena kewajiban itu adalah para rasul, maka sekarang merupakan tugas
setiap muslim untuk meneruskannya.
b. kewajibannya
sebagai hukum
Berkuasanya tatanan produk manusia mengharuskan kaum
muslimin untuk menegakkan masyarakat yang Islami, menundukkan manusia kepada
Allah dalam aqidah, akhlaq, maupun tata kehidupan mereka. Jika mewujudkan
masyarakat yang Islami dan berhukum dengan apa yang diturunkan Allah merupakan
kewajiban, maka berjuang untuk menegakkan dan mewujudkannya juga merupakan
kewajiban sebagai hukum.
c. kewajiban
menegakkan Islam sebagai kebutuhan darurat
Banyaknya fakta akan adanya imperialisme terhadap umat
muslim di negara-negara muslim maupun non muslim menjadikan perjuangan
menegakkan Islam merupakan suatu kewajiban.
d. kewajiban
secara individu dan kolektif
Kewajiban memperjuangkan Islam bersifat individu seperti
kewajiban Islam yang lain. Jika dari sisi ini memperjuangkan Islam merupakan
kewajiban individu, maka a merupakan kewajiban kolektif dipandang dari segi
tanggung jawab pelaksanaannya.
e. barangsiapa
berjihad, sesungguhnya ia berjihad untuk dirinya sendiri
Seperti halnya kita beribadah bukan karena Allah membutuhkan
ibadah kita, tetapi karena kita yang membutuhkannya, sama halnya dengan
berjihad. Dalam berjuang, hendaknya para aktivis Islam melakukannya dalam
rangka membersihkan dirinya, menyucikan jiwanya, melaksanakan sebagian hak Allah
yang wajib ditunaikan, dan mengharap pahala dari Allah.
- Pergerakan Islam: misi, karakteristik dan perlengkapannya
a. misi perlengkapan Islam
Pergerakan Islam adalah sebuah
organisasi internasional yang berkembang agar mewadahi seluruh aktivis di
kancah perjuangan Islam di setiap kawasan bumi. Ia memerangi imperialisme dan
meyakini bahwa hukum dan ajaran Islam itu lengkap dalam mengatur seluruh urusan
manusia dalam segala bidang.
Ia memandang bahwa tindakan menagdopsi sistem kalitalisme,
sosialisme, komunisme, dan sistem produk manusia lainnya sebagai pengingkaran
terhadap ajaran Islam yang agung dan pengingkaran terhadap Allah.
Sebagai perinciannya, pergerakan Islam meliputi berbagai
sistem
· sistem pemerintahan internal
· sistem hubungan internasional
· tatanan aplikatif di bidang
kehakiman
· sistem pertahanan kemoiliteran
· sistem perekonimian
· sistem pendidikan dan pengajaran
· tatanan keluarga dan rumah tangga
· tatanana individu dalam perilakunya
· spirit umum yang mewarnai setiap
individu umat, baik penguasa maupun rakyatnya
b. karakteristik
dasar perjuangan Islam
· pergerakan yang bercorak ketuhanan
(rabaniyah)
· pergerakan yang independen (muncul
dari relitas masyarakat Islam)
· pergerakan yang progresif
· pergerakan yang komprehensif
(bertujuan memperbaiki seluruh aspek kehidupan)
· menjauhi perselisihan fiqih
c. spesifikasi
pergerakan Islam
· jauh dari kekuasaan penguasa dan
politikus
· memiliki tahapan-tahapan dalam
langkah-langkahnya
Ø tahapan ta’rif
Yaitu menyebarkan fikrah umum dalam masyarakat. Sarananya
adalah pengajian dan bimbingan, pendirian lembaga-lembaga yang bermanfaat.
Ø tahapan takwin
Yaitu menyaring unsur-unsur baik untuk memikul beban jihad
dan membentuk sinergi satu sama lain.
Ø tahapan tanfidz
Yaitu jihad tanpa kompromi, aktivitas berkesinambungan dalam
rangka mencapai tujuan, serta ujian dan cobaan yang tidak mungkin mampu
bersabar menghadapinya selain orang-orang yang tulus.
· mengutamakan aktivitas dan
produktivitas daripada klaim dan propaganda
· mengatur napas yang panjang, tidak
tergesa-gesa
· nyata dalam aktivitas, rahasia dalam
organisasi
· uzlah (pembedaan) kejiwaan, bukan
fisik
· tujuan tidak menghalalkan segala
cara
Hal tersebut diperjelas dengan
adanya batas ideologi dan moral
Ø aktivitaas memperjuangkan kebenaran
tidak boleh menggunakan sarana yang batil
Ø kebenaran tidak bisa
dipisah-pisahkan
Ø kebenaran harus diperjuangkan dengan
penuh kekuatan dan harus ada pengorbanan
Ø para pejuang kebenaran harus
senantiasa sadar, berhati-hati, dan teguh berpegang pada tali Allah
Ø kebenaran adalah yang dituntunkan
oleh syara’, bukan yang dituntunkan oleh manusia
d. perlengkapan
perjuangan Islam
· jihad fi sabilillah
· keimanan yang mendalam, kuat, suci,
dan kekal
· meyakini keistimewaan dan kebaikan
jalan yang ditempuh
· meyakini persaudaraan dan hak-haknya
· meyakini agung dan besarnya pahala
· meyakini akan diri mereka sendiri
- Mengetahui jalan perjuangan Islam
Perjuangan Islam adalah perjuangan
lurus yang mencermnkan garis perjuangan Islam yang mendasar, apapun namanya dan
atribut luarnya. Ia berdiri di atas konsep dasar perubahan total dan melakukan
persiapan untuk transformasi total.
- Mengetahui dimensi-dimensi afiliasi kepada pergerakan Islam
a.
afliasi dalam aqidah
Hal ini mengandung makna kepatuhan kepada perintah Allah
serta minat yang besar untuk memperoleh rahmat dan ridhoNya. Sikap ini akan
jauh dari pengaruh kematian, kehilangan atau kepergian figur dari pentas dakwah
karena ia menjadi keterkaitan individu-individu dengan Allah serta bersatunya
mereka juga karena Allah.
b.
afiliasi dalam tujuan
Hal ini berarti keanggotaannya senantiasa terkait dengan
tujuan jamaah, dalam kondisi bagaimanapun, bukan afiliasi periodik yang akan
berakhir seiring berakhirnya periode tersebut atau hilang setelah situsianya berubah.
Ia tidak bisa ditinggalkan begitu saja sampai sang aktivis bertemu dengan
Tuhannya dalam keadaan tetap demikian.
- Mengetahui poros-poros perjuangan Islam
a.
poros perjuangan Islam
· kejelasan tujuan
Kejelasan tujuan dimaksudkan untuk mengefisienkan energi
para aktivis dalam menghadapi persoalan dan konflik yang berkaitan dengan
tujuan perjuangan Islam (menghambakan manusia kepada Allah baik secara individu
maupun kolektif)
· kejelasan jalan
Artinya adalah bahwa jalan perjuanagn Islam harus tunduk pada
kaidah-kaidah dan prinsip-prinsip baku yang telah digariskan oleh tujuan dasar
perjuangan dan dikuatkan oleh terjemahan riilnya dalam sirah Rasul SAW. Adapun
karakter jalan yang harus ditempuh adalah
Ø bersifat transformatif
Ø komprehensif
Ø universal
· komitmen terhadap jalan Rasul SAW
Sirah Rasul menyuguhkan metode
paling selamat dalam memprjuangkan Islam, mengemukakan seni dalam berdakwah dan
berinteraksi dengan masyarakat, serta cara-cara menghadapi dan menghancurkan
masyarakat jahiliyah.
b.
posisi kekuatan fisik dalam startegi
pergerakan
Kekuatan yang pertama dan paling utama adalah kekuatan
aqidah dan iman, setelah itu adalah kekuatan kesatuan dan ikatan, setelah itu
kekuatan tangan dan senjata.
- Mengetahui persyaratan baiat dan keanggotaannya
Beberapa hal yang perlu diperhatikan
a. kualitas
buka kuantitas
b. baiat
dan hukumnya
c. ketaatan
dan hukumnya
d. rukun-rukun
baiat
· al fahm
· al ikhlash
· al amal
· al jihad
· at tadhiyah (pengorbanan)
· at tha’at
· at tsabat (keteguhan)
· at tajarud (dedikasi)
· al ukhuwah
· at tsiqah
e. kewajiban-kewajiban
akhi muslim
· membaca wirid harian dari Al Qur’an
· membaca, mendengarkan, dan
merenungkan makna Al Qur’an
· melakukan check up kesehatan
· menghindari konsumsi kopi, the, dan
minuman perangsang lainnya
· memperhatikan kebersihan
· berkata jujur dan jangan berbohong
· menepati janji dan perkataan
· menjadi pemberani dan tabah
· dll
f. doa
rabithah